Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di fasilitas Lahan Praktik Profesi Ners Keperawatan UNG. Prodi Ners Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan workshop penyusunan ASKEP melalui penerapan SDKI, SLKI dan SIKI. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu- Minggu, 18-19 Janurai 2025 di Ruang Hulondalo Lantai 1 Hotel grand Q Gorontalo, dengan dihadiri oleh Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO-P, Ketua Jurusan Keperawan Ns Nurdiana Djamaluddin, M.Kep, Ketua Prodi Ners Ns Ika Wulansari, M.Kep.,Sp. Kep.Mat, Dosen, Tendik Keperawatab dan para Percepotor Klinik dari lahan praktik Rumah Sakit dan Puskesmas. Worksop menghadirkan 74 orang peserta yang berasal dari berbagai Perceptor Akademik dan Perseptor Klinik rumah sakit dan Puskesmas. Workshop ini bertujuan untuk: Memahami dan mengimplementasikan SDKI, SLKI, dan SIKI dalam proses asuhan keperawatan, Meningkatkan kompetensi Perceptor Akademik dan Perseptor Klinik dalam menyusun rencana asuhan keperawatan berbasis standar nasional, Menjamin keseragaman dokumentasi asuhan keperawatan di seluruh fasilitas kesehatan.
Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO-P dalam sambutannya memberikan selamat dan semangat untuk para peserta yang akan menjalankan worksop dan menekankan pentingnya standar nasional keperawatan dalam meningkatkan kualitas Alumni Ners dan sebagai jaminan alumni Ners menghadapi dunia kerja, kolaborasi dari beberapa elemen dan pendampingan PPNI menjadi modal untuk lebih mengintegrasikan askep 3S dalam layanan Kesehatan.
Ketua Jurusan Prodi Keperawatan Ns Nurdiana Djamaluddin, M. Kep, hadir untuk memberikan Arah dengan kegiatan worksop sebagai Langkah dalam meningkatkan keseragaman dokumentasi asuhan keperawatan antara Perceptor Akademik dan Perceptor Klinik di wahana praktik Ners di Rumah Sakit dan Puskemas.
Pemaparan materi yang dibawakan Ns Muhammad Adam, M.Kep, Sp. KMB dalam workshop ini, pertama SDKI: Penjelasan mengenai klasifikasi dan diagnosis keperawatan berdasarkan SDKI, kedua SLKI: Pengenalan standar luaran keperawatan yang terukur dan berbasis bukti. Ketiga SIKI: Pembahasan mengenai standar intervensi keperawatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Kegiatan workshop juga dilanjutkan dengan diskusi Kelompok dengan peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dan menyusun contoh kasus asuhan keperawatan dengan penerapan SDKI, SLKI, dan SIKI. Simulasi dan Praktik Dalam sesi ini, peserta mempraktikkan langsung penyusunan rencana asuhan keperawatan pada studi kasus yang diberikan oleh fasilitator.
Harapan hasil workshop ini, peserta diharapkan mampu: Menyusun diagnosis, luaran, dan intervensi keperawatan sesuai standar dan mampu meningkatkan kemampuan dokumentasi asuhan keperawatan berbasis SDKI, SLKI, dan SIKI dan mampu Membawa hasil workshop untuk diterapkan di Rumah Sakit dan Puskemas dalam meningkatkan kualitas alumni Ners Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo. Terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dan berharap hasil Workshop dapat memberikan dampak positif bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.