Mahasiswa dari empat program studi kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), yaitu Prodi Keperawatan, Kedokteran, Farmasi, dan Kesehatan Masyarakat, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK), sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Pradiabetes Sekaligus Pemeriksaan Gula Darah pada Usia Remaja” pada Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Lahumbo ini menyasar remaja berusia 9 hingga 15 tahun sebagai bentuk edukasi dan deteksi dini terhadap risiko pradiabetes, sekaligus memperkuat sinergi antarprofesi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sesi sosialisasi berlangsung interaktif, di mana para mahasiswa dari masing-masing prodi menyampaikan materi sesuai bidang keilmuannya. Mahasiswa keperawatan dan kedokteran menjelaskan tanda-tanda awal pradiabetes dan pencegahannya, mahasiswa farmasi memaparkan dampak konsumsi gula berlebih dan pentingnya edukasi obat, sementara mahasiswa kesehatan masyarakat mengajak peserta memahami pentingnya pola hidup sehat dari perspektif promotif dan preventif. Setelah penyuluhan, dilakukan pemeriksaan kadar gula darah secara gratis bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lahumbo, Bidan Desa Lahumbo, Kader Posyandu, serta Perangkat Desa yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan komunitas lokal sangat penting untuk memperkuat kesadaran dan upaya pencegahan masalah kesehatan sejak usia dini. Kegiatan KKN-PK ini dibimbing oleh tiga dosen lapangan, yakni Dr. dr. Sri Andriani Ibrahim, Ns. Ita Sulistiani Basir, M.Kep., dan Ns. Sitti Fatimah Meylandri Arsad, M.Kep. Kepala Desa Lahumbo dalam sambutannya menyampaikan “apresiasi atas semangat lintas profesi mahasiswa dalam merancang kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat. Mereka juga menekankan pentingnya kerja sama interprofesional dalam dunia kesehatan yang nyata dalam membantu mengatasi masalah di masyarakat khususnya di Desa Lahumbo”.